Layanan / Perencanaan Teknis

Perencanaan Teknis Drainase

Perencanaan sistem drainase untuk perumahan, kawasan industri, jalan, dan kawasan kota supaya air hujan tidak menggenang.

Apa itu perencanaan drainase?

Perencanaan drainase menghitung berapa banyak air hujan yang harus dialirkan dari suatu kawasan dan ke mana air itu dibuang. Hasilnya berupa jaringan saluran, gorong-gorong, dan kolam tampungan dengan ukuran yang sesuai. Untuk perumahan dan kawasan industri, rencana drainase biasanya menjadi bagian dari rencana tapak.

Siapa yang membutuhkan

  • Pengembang perumahan dan kawasan industri.
  • Pemilik pabrik, gudang, dan bangunan usaha dengan lahan luas.
  • Dinas pekerjaan umum dan pemerintah daerah.
  • Pengelola kawasan yang sering tergenang.

Yang kami kerjakan

  • Survei topografi dan pemetaan arah aliran.
  • Analisis curah hujan dan debit rencana.
  • Perhitungan dimensi saluran dan gorong-gorong.
  • Perencanaan kolam retensi, kolam detensi, dan sumur resapan.
  • Pemeriksaan kapasitas saluran pembuang di luar lokasi.
  • Gambar rencana, spesifikasi teknis, dan rencana anggaran biaya.

Yang perlu disiapkan

  • Rencana tapak atau peta kawasan.
  • Data topografi bila sudah ada.
  • Informasi genangan yang pernah terjadi.
  • Letak saluran atau sungai tempat air akan dibuang.

Kendala yang sering muncul

  • Saluran pembuang di luar lokasi terlalu kecil.
  • Lahan datar sehingga kemiringan saluran sulit didapat.
  • Saluran lama tertutup bangunan atau utilitas.
  • Ruang untuk kolam tampungan tidak disediakan dalam rencana tapak.

Yang Anda terima

  • Laporan hidrologi dan hidrolika.
  • Gambar jaringan drainase.
  • Spesifikasi teknis dan rencana anggaran biaya.

Terakhir diperbarui:

Tahapan Pekerjaan

  1. Pengumpulan data dan survei

    Mengumpulkan data yang ada dan mengukur kondisi lapangan.

  2. Rancangan awal

    Menyusun beberapa pilihan untuk dibahas bersama Anda.

  3. Rancangan detail

    Mengerjakan perhitungan dan gambar dari pilihan yang disepakati.

  4. Dokumen akhir

    Menyerahkan gambar, laporan, spesifikasi teknis, dan rencana anggaran biaya.

Pertanyaan tentang Drainase

Apa bedanya kolam retensi dan kolam detensi?

Kolam retensi menyimpan air dalam waktu lama dan selalu berisi air. Kolam detensi hanya menahan air sementara saat hujan lebat, lalu mengalirkannya pelan-pelan ke saluran pembuang.

Apakah rencana drainase diperlukan untuk mengurus izin?

Untuk perumahan dan kawasan industri, rencana drainase umumnya diminta sebagai bagian dari rencana tapak. Ketentuannya mengikuti daerah masing-masing.

Kawasan kami sudah terbangun dan sering tergenang. Apakah masih bisa ditangani?

Bisa. Kami petakan dulu penyebab genangannya, lalu mengusulkan perbaikan yang paling mungkin dikerjakan, misalnya memperbesar saluran tertentu atau menambah tampungan.

Setiap kebutuhan berbeda. Hubungi kami untuk membahas lingkup pekerjaan Anda.