Lompat ke isi utama
PT Shaka Kharisma Bagja
  • Beranda
    • Legalitas Bangunan
      • PBG
      • SLF
    • Perencanaan Teknis
      • Jalan
      • Jembatan
      • Bangunan Gedung
        • Interior
        • Arsitektur
        • Sipil
        • MEP
      • Sumber Daya Air
        • Bendung
        • Irigasi
        • Bendungan
        • Peil Banjir
      • Drainase
    • Konsultasi dan Pendampingan Teknis
    • Lihat semua layanan
  • Proyek
  • Artikel
    • Profil Perusahaan
    • Struktur Organisasi
IND / ENG
Hubungi Kami Ke daftar menu

Apa Itu Peil Banjir dan Kapan Rekomendasinya Diperlukan?

Shaka Kharisma Bagja · Terbit 22 September 2026

Peil banjir adalah elevasi muka air banjir rencana di suatu lokasi. Angka ini dipakai untuk menentukan tinggi minimal lantai bangunan dan lahan supaya air banjir tidak masuk. Rekomendasi peil banjir diterbitkan oleh dinas yang mengurus sumber daya air atau drainase, dan sering diminta saat mengurus perizinan perumahan, kawasan industri, dan bangunan usaha di daerah rawan genangan.

Mengapa peil banjir penting?

Lantai yang terlalu rendah membuat bangunan terendam saat hujan besar, walau bangunannya sendiri kuat. Memperbaikinya setelah bangunan berdiri sangat mahal, karena lantai harus ditinggikan atau seluruh kawasan diurug. Menentukan peil banjir sejak tahap rencana tapak jauh lebih murah.

Kapan rekomendasinya diminta?

  • Pengesahan rencana tapak perumahan dan kawasan industri.
  • Pembangunan di dekat sungai, saluran besar, atau daerah yang pernah tergenang.
  • Bangunan usaha berskala besar, sebagai bagian dari persyaratan PBG di beberapa daerah.

Ketentuannya berbeda tiap daerah. Dinas setempat yang menentukan apakah rekomendasi peil banjir diminta untuk lokasi Anda.

Dokumen yang biasanya disiapkan

  • Identitas pemohon dan bukti kepemilikan tanah.
  • Rencana tapak dan peta lokasi.
  • Data pengukuran elevasi lahan.
  • Analisis teknis sistem drainase dan peil banjir.
  • Foto lokasi dan saluran di sekitarnya.
  • Dokumen lingkungan bila sudah ada.

Bagaimana cara menghitungnya?

Kajian dimulai dari data hujan di stasiun terdekat, diolah menjadi debit banjir rencana untuk kala ulang tertentu, lalu dihitung tinggi muka air di saluran atau sungai yang menerima aliran dari lokasi. Elevasi lantai yang direkomendasikan adalah muka air itu ditambah tinggi jagaan. Kalau data hujan di lokasi tidak ada, dipakai data stasiun terdekat atau data hujan satelit, lalu dicocokkan dengan banjir yang pernah terjadi.

Siapa yang menyusun kajiannya?

Konsultan di bidang sumber daya air atau drainase. Hasilnya berupa laporan kajian yang dilampirkan pada permohonan rekomendasi ke dinas. Kajian ini biasanya dikerjakan bersama rencana drainase kawasan, karena keduanya memakai data yang sama.

Sumber

  • Rekomendasi Teknis Peil Banjir, DPUPKP Kabupaten Ponorogo (membuka tab baru)
  • Mengenal Izin Peil Banjir dan Dokumen yang Dibutuhkan, PT Eticon Rekayasa Teknik (membuka tab baru)

Layanan terkait: kajian peil banjir dan perencanaan drainase.

Setiap kebutuhan berbeda. Hubungi kami untuk membahas lingkup pekerjaan Anda.

Hubungi Kami
Hubungi kami lewat WhatsApp (membuka tab baru)
PT Shaka Kharisma Bagja

PT Shaka Kharisma Bagja

Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Menu

  • Layanan
  • Proyek
  • Artikel
  • Profil Perusahaan
  • Struktur Organisasi
  • Hubungi Kami

Kontak

  • WhatsApp +62 878-9847-5902 (membuka tab baru)
  • company@shakabagja.com

© 2026 PT Shaka Kharisma Bagja

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Cookie
PT Shaka Kharisma Bagja
  • Beranda
  • Layanan
    • Semua layanan
    • Legalitas Bangunan
    • PBG
    • SLF
    • Perencanaan Teknis
    • Jalan
    • Jembatan
    • Bangunan Gedung
    • Interior
    • Arsitektur
    • Sipil
    • MEP
    • Sumber Daya Air
    • Bendung
    • Irigasi
    • Bendungan
    • Peil Banjir
    • Drainase
    • Konsultasi
    • Konsultasi dan Pendampingan Teknis
  • Proyek
  • Artikel
  • Perusahaan
    • Profil Perusahaan
    • Struktur Organisasi
IND / ENG
Hubungi Kami